Sudah berlangganan artikel blog Keperawatan Kesehatan via RSS Feed?

Saturday, March 7, 2009

Asuhan Keperawatan Schizophrenia Paranoid Perubahan Proses Pikir: Waham Kebesaran

Kehidupan manusia dewasa ini semakin sulit dan komplek serta semakin bertambahnya stressor psikososial akibat budaya masyarakat modern yang cenderung lebih sekuler, menyebabkan manusia tidak dapat menghindari tekanan-tekanan hidup yang mereka alami. Individu memiliki kemampuan adaptasi tersendiri dan daya pikul seseorang baik psikis maupun fisik maka orang tersebut akan mengalami gangguan fisik maupun psikis yang kemudian berlanjut menjadi psikotis, neurotis, ataupun sakit organis. salah satu kondisi psikotis yang banyak dijumpai karena ketidakseimbangan daya beban dan daya pikul adalah Schizophrenia.

Schizophrenia merupakan penyakit gangguan jiwa terberat yang dialami manusia. Prevalensi seumur hidup dari penyakit ini adalah kurang dari 1%, kemungkinan dalam rentang 0,5 - 0,8% (Kaplan dan Sadock, 1997).

Waham adalah keyakinan salah yang secara kokoh dipertahankan, walaupun tidak diyakini oleh orang lain dan bertentangan dengan realitas sosial (Maramis, 1998). Waham muncul sebagai usaha untuk menurunkan kepanikan (Carpenito, 1998). Menurut Kaplan dan Sadock (1997), usia onset rata-rata penderita waham adalah sekitar 40 tahun. Sedangkan usia rentan untuk onset adalah dari 18 tahun sampai 90 tahun. Insiden pada wanita lebih banyak daripada pria. Gangguan waham diperkirakan merupakan diagnosis yang cukup stabil. Kurang dari 25 % dari semua klien waham menjadi Schizophrenia dan kurang dari 20 % menjadi gangguan mood. Sedangkan 50 % klien pulih pada follow-up jangka panjang.

Sedangkan waham kebesaran yaitu bahwa dia mempunyai kekuatan, pendidikan, kepandaian, atau kekayaan yang luar biasa, umpamanya dapat membaca pikiran orang lain, mempunyai puluhan rumah atau mobil (Maramis, 1998). Waham sulit untuk dipatahkan, sehingga pada klien dengan waham kebesaran mempunyai kecenderungan melakukan tindak kekerasan baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Oleh sebab itu peranan perawat sangat diperlukan dalam memberikan asuhan keperawatan dengan waham kebesaran untuk mencegah dan melindungi klien dan orang lain dari bahaya perilaku kekerasan maupun kondisi yang ditimbulkan oleh waham. Prinsip perawatan pada klien waham adalah membina hubungan terapeutik, menangani waham dengan cara : tidak menentang ataupun mendukung waham, meyakinkan keberadaan klien dalam kondisi aman dan tidak terancam, tetap tenang di hadapan klien, kuatkan dan pusatkan pada realita, serta pengendalian aktivitas sehari-hari. Prinsip perawatan yang lain yaitu farmakologi.


Asuhan Keperawatan pada klien Schizophrenia Paranoid Selengkapnya dibawah
Askep Skizofrenia Paranoid Perubahan Proses Pikir Waham

0 comments:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 

Artikel Terbaru

Comment Terbaru